Ardava.com


Home » , , , , , , , , , , , , » 5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti

5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti

Written By http://arsipardava.blogspot.com/ on Senin, 21 Maret 2016

5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti
Camp Lemonnier, Djibouti, a former French foreign legion post taken over by the U.S. soon after the Sept. 11 terror attacks, is home to Combined Joint Task Force Horn of Africa. (MICHAEL ABRAMS/STARS AND STRIPES)
Tiga kekuatan militer asing, yaitu Amerika Serikat, Perancis dan Jepang, telah membangun kekuatan militer strategis di Djibouti. Sementara dua negara lain, Cina dan Arab Saudi, akan segera mendirikan basis di negara Afrika itu.

Djibouti memiliki luas tanah hanya 23.000 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk hanya 830.000 orang. Walau negara itu tidak memiliki sumber daya alam yang perlu diperhatikan, namun Djibouti menjadi negara penting di arena keamanan internasional.

Amerika Serikat menjadi kekuatan militer asing terbesar, dengan sekitar 4.000 personel di Camp Lemonier. Kehadiran militer asing terbesar kedua di Djibouti adalah mantan kekuatan kolonial negara itu, Perancis, dengan sekitar 1.900 tentara.

Jepang memiliki sekitar 600 anggota Maritime Self-Defense Force yang berotasi di fasilitas darat dan kapal angkatan laut. Mereka beroperasi di sekitar pelabuhan Djibouti.

Tiongkok dan Arab Saudi baru-baru ini telah bergabung dalam kelompok itu. Pada bulan Januari, Republik Rakyat Tiongkok telah menyelesaikan kesepakatan dengan Djibouti. Fasilitas itu menjadi pangkalan militer pertama Tiongkok di luar negeri.

Lokasi geografis Djibouti menjadi penarik kekuatan asing. Negara itu menjadi simpul kunci di Teluk Aden-Suez Canal.

Wilayah itu merupakan rute perdagangan yang sangat penting untuk ekonomi dunia, dengan dilalui sekitar 20.000 kapal. Tak hanya itu, 20 persen ekspor global tahunan melalui jalur itu.

5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti

Demikian pula, perdagangan Tiongkok dengan Uni Eropa sebesar 1 miliar dolar AS per hari, sebagian besar lewat laut dan karena itu harus menggunakan rute Teluk Aden-Suez Canal.

Faktor lain dari yang menjadi daya tarik Djibouti adalah kedekatannya dengan daerah potensi krisis. Tetangga terdekat Djibouti termasuk dua hot spot, yaitu Yaman dan Somalia. Kedua negara itu mengalami perang saudara dan terorisme berkembang di wilayahnya. Menjaga Djibouti tetap damai di tengah kekacauan menjadi kepentingan kekuatan asing.

Bagi Tiongkok, basis di Djibouti akan memungkinkan negara di Asia Timur itu untuk mengamankan kepentingan ekonominya yang sedang tumbuh di benua Afrika. Sementara Arab Saudi, minat negara itu di Djibouti berasal dari keterlibatan dalam perang sipil di Yaman.

Sumber : JKGR
Share this article :

Historia


Teknologi


Latihan


Arsip



banner ads banner ads

Translate


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts


Pendidikan Pasukan Katak TNI-AL. "KOPASKA - Disegani, Dikagumi, Dihormati - Pasukan Elit Indonesia"[By CNN Indonesia]

Flag Counter
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arsip Ardava - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger