Home » , , , , , , , » KRI USP-372 Jajaran Koarmatim Berhasil Bebaskan Pembajakan MV HAI SOON 12

KRI USP-372 Jajaran Koarmatim Berhasil Bebaskan Pembajakan MV HAI SOON 12

Written By http://arsipardava.blogspot.com/ on Rabu, 11 Mei 2016

KRI USP-372 Jajaran Koarmatim Berhasil Bebaskan Pembajakan MV HAI SOON 12

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Untung Suropati (USP)-372 jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim dengan Komandan Kapal, Mayor Laut (P) I Gede Dharma Yoga berhasil gagalkan pembajakan Motor Vessel (MV) / Kapal Motor (KM) Hai Soon 12 saat patroli di perairan Laut Jawa, Senin (9/5).

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P., didampingi oleh Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mintoro Yulianto, S.Sos.,M.Si, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmatim (Danguskamlatim) Laksma TNI I.N.G. Sudihartawan, Komandan Lantamal V Surabaya Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.AP., menghampiri para pembajak yang telah diamankan di Koarmatim, secara terbuka Pangarmatim bertanya satu persatu kepada para pelaku pembajakan yang diantaranya terdiri dari sembilan orang yaitu atas nama Mustofa (asal Buton), Alimudin (asal Buton), Ali (asal Buton), Anur (asal Bugis), Yanto (asal Buton), Andika (asal Buton), Moh Nurhadi (asal Tanjung Uban), Niko (asal Wakatobi), dan Agus (asal Aceh).

KRI USP-372 Jajaran Koarmatim Berhasil Bebaskan Pembajakan MV HAI SOON 12

Pangarmatim dalam kesempatan jumpa pers mengungkapkan cukup prihatin terhadap para pelaku yang merupakan warga negara Indonesia. “Memang benar telah terjadi pembajakan oleh sembilan orang perompak terhadap KM. Hai Soon 12 di perairan Tanjung Puting Kalimantan Selatan, kita harus selidiki siapa dalang yang menggerakan 9 orang WNI dalam aksi pembajakan ini, dan TNI AL akan menyelidiki lebih lanjut jaringan internasional apabila memang terbukti terlibat dalam kasus tersebut, Itu karena pelaku pembajakan adalah warga Indonesia tapi mereka diperintahkan seseorang dari Singapura untuk membawa ke Timor Leste," tutur Pangarmatim setelah berdialog dengan sembilan pelaku pembajakan di pinggir Dermaga Makoarmatim, Ujung, Surabaya.

Lebih lanjut Pangarmatim mengungkapkan mereka melakukan pembajakan dari Karimata untuk bergerak ke Timor Leste dengan iming-iming bayaran Rp200 juta per orang, dengan menggiring kapal berisi 4.200 ton solar, namun sayang aksi cepat unsur TNI AL berhasil menggagalkan kejahatan di laut tersebut.

(Dispenarmatim)

Sumber : Dispen TNI-AL
Share this article :

Historia


Teknologi


Latihan


Arsip



Translate


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts


Pendidikan Pasukan Katak TNI-AL. "KOPASKA - Disegani, Dikagumi, Dihormati - Pasukan Elit Indonesia"[By CNN Indonesia]

Flag Counter
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arsip Ardava - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger