Ardava.com


Home » » Mayjen TNI Gatot Normantyo Jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya

Mayjen TNI Gatot Normantyo Jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya

Written By http://arsipardava.blogspot.com/ on Senin, 11 Oktober 2010


Mayjen TNI Gatot Normantyo Jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya
SURABAYA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI George Toisutta (tengah), memberikan tongkat Komando pada Mayjend TNI Gatot Normantyo saat upacara serah terima jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya di Markas Komando Daerah Militer V/Brawijaya (Makodam), Surabaya, Jumat (8/10). Mayjend TNI Gatot Normantyo menggantikan Mayjend TNI Suwarno yang menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Kementerian Pertahanan. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/pd/10.(Gambar Lengkap)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI George Toisutta (tengah), memberikan tongkat Komando pada Mayjen TNI Gatot Normantyo saat upacara serah terima jabatan Panglima Kodam V/Brawijaya. (ANTARA/M Risyal Hidayat)

Surabaya (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI George Toisutta, mengaku tidak ada masalah mengenai keamanan negara di wilayah perbatasan.

Hal tersebut ditegaskannya di hadapan wartawan ketika ditemui di sela-sela upacara serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam V/Brawijaya yang kini dipegang Mayor Jenderal TNI Gatot Nurmantio, Jumat, di Surabaya.

"TNI selalu siap di setiap wilayah perbatasan dan sampai saat inhi tidak ada masalah disana. Sebab semua tahu bahwa TNI siap kapan saja demi negara dan bangsa," ujar George.

Ia mengemukakan, saat ini anggotanya tengah berkonsentrasi membantu korban bencana alam banjir bandang di Wasior, Kabupaten Wondama, Papua Barat. Bantuan tersebut diantaranya mengirimkan pasukan menolong proses evakuasi hingga aktifitas di tempat pengungsian.

"Pasukan, khususnya AD, saat ini kita kerahkan membantu proses evakuasi di wilayah bencana alam Wasior hingga batas waktu yang belum ditentukan," papar jenderal bintang empat tersebut.

George juga mengungkapkan, persoalan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI AD saat ini tidak ada masalah. Bahkan, kata dia, pihaknya mengaku bangga dengan peralatan tempur yang dimilikinya.

"Meski sudah tua, tapi kita harus bangga karena bisa merawatnya dengan baik dan sungguh-sungguh. Kalau dipakai saat ini, masih bisa dibanggakan. Hanya saja, kalau mau bersaing dengan negara sahabat, harusnya punya yang lebih modern," jelas dia.

Sebelumnya, di hadapan ribuan prajurit, KSAD menekankan bahwa TNI AD sebagai alat pertahanan negara harus berpijakan pada keputusan yang diambil oleh negara.

Selain itu, Kodam V/Brawijaya memikul peran dan tanggung jawab yang sangat besar, terutama dalam upaya menjamin integeritas serta membantu pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan.

"Oleh karena itu, hendaknya perli dipahami bahwa Pembinaan Teritorial sebagau pola yang digunakan TNI AD untuk memberdayakan wilayah pertahanan di darat, pada hakikatnya adalah upaya terpadu dengan Aparatur Pemerintah Daerah beserta seluruh masyarakat dalam rangka menciptakan suasana kondusif bagi terlaksananya pembangunan," katanya menambahkan.(Sumber : Antara)



Berita Terkait :
- Hujan Tak Halangi Sertijab Pangdam V/Brawijaya
Share this article :

Historia


Teknologi


Latihan


Arsip



banner ads banner ads

Translate


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts


Pendidikan Pasukan Katak TNI-AL. "KOPASKA - Disegani, Dikagumi, Dihormati - Pasukan Elit Indonesia"[By CNN Indonesia]

Flag Counter
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arsip Ardava - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger