BANDUNG - Pesawat CN-235 yang diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Airbus Military memiliki akselerasi tinggi dan dapat diterbangkan dari lapangan udara dengan panjangan landasan 670 meter.
“Pesawat CN-295 lebih panjang, namun dapat diterbangkan dari lapangan udara dengan panjang landasan 670 meter dan tidak beraspal,” kata Direktur Teknologi dan Pengembangan Bisnis PTDI Dita Ardoni Jafri di Bandung, Rabu (26/10/2011).
Dengan kemampuan lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek, menurut Dita akan mendukung operasional pesawat itu di sejumlah lapangan udara berlandasan pendek di Indonesia maupun di negara-negara di Asia Fasific.
Pesawat itu juga bisa lepas landas pada situasi dan kondisi darurat atau di lapanga yang tidak dipersiapkan sehingga dapat menjalankan misi taktis, termasuk pula kemampuan terbang rendahnya yang cukup handal.
Selain itu juga cukup handal dan mampu beroperasi dalam berbagai kondisi baik cuaca dingin maupun panas seperti di gurun pasir.
Pesawat CN-295 diluncurkan pada tahun 1996, pesawat ini merupakan pengembangan dari CN-234, hasil kerjasama Airbus Military dengan PTDI.(Sumber : Surya)
Home »
Industri Pertahanan
» Produksi Bersama CN-235 Antara PTDI Dan Airbus Military Mampu Terbangkan Di Landasan 670 Meter
Produksi Bersama CN-235 Antara PTDI Dan Airbus Military Mampu Terbangkan Di Landasan 670 Meter
Written By http://arsipardava.blogspot.com/ on Kamis, 27 Oktober 2011
Related Articles
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.


