Ardava.com


Home » , » PT DI Mentargetkan Produksi 12 Pesawat CN-295 Pertahun

PT DI Mentargetkan Produksi 12 Pesawat CN-295 Pertahun

Written By http://arsipardava.blogspot.com/ on Jumat, 28 Oktober 2011



Kunjungan Presiden SBY Ke PT DI
Presiden SBY mencoba naik pesawat CN 295 produksi PT DI, pada peninjauan di Hanggar CN 235 kompleks PT DI, Bandung, Rabu (26/10) pagi. (Foto: abror/presidensby.info)


Bandung - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) optimistis mampu memproduksi 12 pesawat jenis CN untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia Pasifik.

Kesiapan ini berdasar kemampuan dan pengalaman yang dimiliki tenaga ahli perusahaan yang berbasis di Bandung tersebut menggarap pesawat jenis tersebut,termasuk CN-235. Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengungkapkan, produksi CN-295 akan terlebih dulu dibuat di pabrik Airbus Military Industry di Spanyol. Selain untuk melatih teknisi, langkah tersebut diambil untuk memberi kesempatan bagi PT DI mempersiapkan investasi bahan baku dan alat.

Baru kemudian produksi bisa dilakukan di Indonesia. "Nantinya, PT DI akan bertanggungjawab pada proses final essambly CN-295 dengan komposisi bahan baku 50% oleh PT DI dan 50% oleh Airbus Military. Untuk membuat CN 295, PT DI juga masih membutuhkan bahan baku dari negara lain. Seperti engine dari Kanada, avionik dari AS, dan beberapa komponen lain dari Spanyol dan negara lain,"’ jelasnya. Menurut dia, membuat CN- 295 nyaris sama dengan membuat CN 235. Yang membedakan adalah CN-295 lebih panjang tiga meter.

Adapun produksi CN 295 pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) sendiri tidak ada perbedaan mendasar dengan stuktur CN sejenis.Perbedaaan hanya terdapat pada struktur tempat duduk yang di buat memanjang mengikuti panjang pesawat. Sehingga bisa membawa 70 pasukan serta mengangkut barang dalam jumlah besar. Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan pesawat terbang berplat merah itu secara resmi memulai kerjasama dengan Airbus Military pesawat CN-295. Pada tahap awal,PT DI akan memproduksi sembilan pesawat CN-295 untuk memenuhi pesanan TNI Angkatan Udara (AU) dengan nilai kontrak mencapai USD325 juta.

Perjanjian kerja sama produksi CN-295 antara PT DI dan Airbus Military disaksikan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Presiden berharap kerjasama ini menjadi tonggak kebangkitan perusahaan yang pernah jaya di masa kepemimpinan BJ Habibie. Andi menggariskan kerjasama PT DI dengan Airbus Military bukan hanya pada produksi dan pemasaran CN-295, tapi beberapa tipe CN lainnya, CN 235,CN 212-200,dan CN 219.Dia optimis empat tipe pesawat tersebut akan diserap pasar karena masing-masing tipe memiliki kelebihan berdasarkan kebutuhan suatu negara.

Negara yang butuh pesawat dengan daya angkut kecil tapi lincah bisa memesan CN 219 dengan kapasitas 19 penumpang atau CN 212-200 dengan kapasitas 24 Penumpang.Sementara bila kebutuhannya lebih besar lagi, bisa memesan CN 235 (42 penumpang) atau CN 295 (70 penumpang). Ekonom dari Univesitas Padjadjaran (Unpad) Acuviarta Kurtubi mengatakan, pesanan sembilan pesawat CN 295 oleh Kemhan akan sangat membantu PT DI untuk bangkit dari keterpurukan sejak beberapa tahun silam.

Terlebih, dalam kurun waktu beberapa waktu ke depan, pemerintah akan membelanjakan sekitar Rp150 triliun untuk keperluan alat utama sistem senjata(alutista). Peluang tersebut semestinya dimanfaatkan BUMN dalam negeri. ”Namun demikian, karena yang dijual adalah pesawat, pemerintah tetap harus campur tangan. Seperti halnya yang dilakukan Amerika Serikat. Penjualan pesawat tempur dilakukan pada pembicaraan tingkat tinggi,”jelasnya dia.(Sumber : Sindo)

Share this article :

Historia


Teknologi


Latihan


Arsip



banner ads banner ads

Translate


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts


Pendidikan Pasukan Katak TNI-AL. "KOPASKA - Disegani, Dikagumi, Dihormati - Pasukan Elit Indonesia"[By CNN Indonesia]

Flag Counter
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arsip Ardava - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger